Tips Cantik dan Sehat

Minumlah habbatussauda dan atau madu setiap hari agar kesehatan tubuh terjaga dan terhindar dari penyakit. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mencontohkan hal ini.

Berbekamlah rutin sebuan sekali untuk mengeluarkan racun/toksin yang ada dalam tubuh Anda agar tidak menumpuk. Toksin yang dibiarkan menumpuk dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Bekam merupakan sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Hindari tidur dengan lampu menyala terang. Biasakanlah tidur dalam ruangan gelap agar Anda mendapatkan tidur yang berkualitas. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menganjurkan hal yang demikian.

Jangan membiasakan tidur selepas subuh. Tunggulah sampai matahari terbit jika memang harus tidur di pagi hari. Tidur selepas subuh justru membuat badan terasa capek dan tidak bersemangat. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam juga menganjurkan yang demikian.

Hindari tidur dengan posisi tengkurap karena dapat menekan paru-paru Anda. Hindari tidur miring ke kiri karena dapat menekan jantung Anda. Tidurlah dngan posisi miring ke kanan atau terlentang. Inilah posisi tidur yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Advertisements

Mengapa Anda Belum Berbekam?

Sudah menjadi keyakinan kita bersama, bahwa apa yang disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kepada umatnya tentulah benar dan bermanfaat. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam  merupakan qudwah bagi kita dalam beribadah, bermuamalah, termasuk juga dalam menjaga kesehatan. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sangat memperhatikan kesehatan karena hal itu merupakan salah satu modal agar kita dapat menjalankan ibadah dengan baik. Jika kita cermati, banyak sekali hadits tentang perilaku hidup sehat yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kepada kita. Beliau mengajarkan berbagai metode pengobatan dan terapi dalam penjagaan kesehatan jasmani dan rohani, salah satunya adalah bekam.

Bekam merupakan metode pengeluaran darah kotor (darah yang mengandung racun) dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Darah kotor di dalam tubuh dapat mengganggu kelancaran peredaran darah. Jika dibiarkan terlalu lama, timbunan darah kotor ini dapat menyebabkan berkurang bahkan hilangnya sistem imunitas tubuh. Maka tak aneh jika tubuh mulai merasakan banyak keluhan. Gampang capek, lesu, pusing, pegal-pegal, emosional, murung … hingga timbulnya bermacam penyakit. Bekam secara teratur merupakan cara untuk menguras tumpukan toksin dalam tubuh sehingga sistem imun tetap terjaga. Subhanallah, sungguh menakjubkan apa yang telah dipesankan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, yaitu agar kita berbekam.

Metode bekam terus berkembang dari masa ke masa. Saat ini, praktek bekam sudah menggunakan alat yang cukup praktis, dilakukan dengan pendekatan medis, dan tanpa efek samping. Proses bekam sendiri berjalan tanpa menimbulkan rasa sakit dan membutuhkan waktu yang tidak lama. Bahkan ketika proses bekam masih berlangsung, banyak orang yang langsung merasakan efek nyaman dan berkurang atau hilangnya keluhan. Maka, mengapakah Anda belum berbekam? Tidakkah Anda penasaran untuk mencoba mukjizat Nabi ini?

Ayo Ber-Bekam

Apakah Anda pernah mendengar kata bekam? Atau mungkin Anda malah sudah berinteraksi secara baik dengan bekam? Kalau Anda menjawab YA, alhamdulillah bini’matillah … berbahagialah Anda. Sebagai seorang muslim, mengenal bekam, bahkan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan kita merupakan salah satu wasiat dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Bekam adalah suatu teknik pengobatan dengan cara mengeluarkan darah kotor (mengandung toksin/racun) melalui permukaan kulit. Bekam memiliki beberapa istilah antara lain hijamah, kop, cantuk, cupping, dan blood letting. Praktek bekam sudah dikenal ribuan tahun yang lalu. Bahkan sejak zaman Nabi Musa ‘alaihis sallam, praktek bekam sudah dilakukan dan terus berkembang hingga sekarang. Pada zaman Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau pun menganjurkan kepada umatnya agar berbekam. Banyak sekali hadits yang menyebutkan tentang keutamaan bekam, di antaranya, “Sesungguhnya berbekam adalah pengobatan yang paling utama atau termasuk terapi yang paling baik.” (HR Muslim No. 2952)

Hanya saja, ternyata bekam belum begitu membumi di sebagian besar masyarakat muslim, setidaknya berdasar pengalaman yang saya miliki. Sebagian sama sekali tidak tahu apa itu bekam, sebagian lagi sekedar tahu tapi sama sekali tidak tertarik untuk berbekam. Ada juga yang sudah tahu dan paham, tapi tidak menjadikannya amalan rutin, bahkan setahun sekali belum tentu berbekam. Kenyataan ini tentu saja cukup memprihatinkan. Padahal, dengan berbekam, selain mendapat manfaat dari sisi kesehatan, kita juga menghidupkan sunnah yang tentu saja insyaAllah mendapat balasan pahala.

Oleh karena melihat kenyataan itu, saya berusaha mengajak orang-orang di sekitar saya untuk menikmati bekam. Saya berusaha memahamkan tentang penting dan bermanfaatnya bekam bagi dunia dan akhirat. Perlahan tapi pasti …, alhamdulillah … dimulai dari keluarga sendiri, akhirnya satu per satu mulai tertarik bekam. Dan subhanallah, begitu merasakan bekam satu kali, mereka meminta untuk dibekam lagi, mungkin semacam ketagihan, tapi ketagihan yang bukan candu. Bagaimana tidak ketagihan? Bekam membuat badan terasa segar, bersemangat, ringan, bergairah. Keluhan-keluhan yang selama ini diatasi dengan obat-obat kimia dan tidak memberikan perubahan signifikan, setelah dibekam ternyata keluhan itu hilang. Hemat, praktis. Karenanya, setelah behasil mempromosikan bekam kepada kerabat dan keluarga besar, di sini saya mempromosikannya kepada Anda. Jadilah bagian dari orang-orang yang menghidupkan thibbun nabawi. Berbekamlah dan buktikan sendiri kedahsyatannya.

Berikan Imunisasi yang Halal untuk Buah Hati

Bunda, apakah putra-putri bunda sudah diimunisasi? Ingat bunda, imunisasi itu perlu, untuk menjaga dan meningkatkan imunitas putra-putri kita. Juga untuk membantu perkembangan mental dan fisiknya. Oleh karena itu, saran saya, jangan lewatkan imunisasi putra-putri kita.

Bunda, imunisasi seperti apa yang bunda berikan kepada putra-putri bunda? Apakah imunisasi ala jarum suntik gedhe yang ditusukkan ke tubuh putra-putri kita? Haduh bunda, ga tega saya liatnya. Putra-putri kita pasti nangis dan menjerit kesakitan. Mana jaminan HALALnya ga jelas pula.

Bunda, Islam memiliki imunisasi terbaik dan dijamin HALAL bagi putra-putri kita. Imunisasi tersebut direkomendasikan langsung oleh Nabi Shallallahu ’Alaihi wa Sallam, yaitu madu dan habbatussauda. Mudah didapat kok bunda. Hampir semua toko herbal menyediakannya. So … bunda ga perlu bingung-bingung. Harganya juga terjangkau, jadi ga bakalan nguras habis isi dompet kita. Saya sudah membuktikannya sendiri lho bunda. Alhamdulillah anak saya tumbuh sehat dan jarang sakit.

Gimana bunda, mau pilih mana? Yang jelas, bunda yang bijak selalu memilih dan memberikan yang terbaik untuk kebaikan putra-putrinya di dunia wal akhirat.