Bagaimana dengan cintamu?

Orang yang masih mengabaikan shalat 5 waktu, menandakan bahwa dia belum atau tidak mencintai Allah.

Mengapa?

Karena orang yang mencintai sesuatu, tentu akan melakukan hal yg dicintai oleh sesuatu itu. Sedang Allah sangat mencintai hamba-Nya yang mendirikan shalat 5 waktu.

Krn shalat 5 waktu itu tiang agama. Jika tiangnya saja tidak ditegakkan, apakah bangunan Islam nya bisa berdiri tegak?

 

Sedangkan shalat 5 waktu kelak adalah ibadah yang paling pertama kali dihisab. Jika pada hisab awal saja sudah bermasalah, bagaimana pula kelanjutannya?

Mari, di bulan yg penuh keberkahan ini, kita coba sadarkan diri kita, betapa begitu banyaknya nikmat yang Allah karuniakan kepada kita, bahkan seakan-akan Allah tidak peduli dengan banyaknya kemaksiatan yang sudah kita lakukan, seakan Allah tidak peduli akan hak-hak Nya yang sudah kita campakkan….

Malu…marilah malu kepada-Nya.

Dan betapa pintu ampunan dan rahmat-Nya terbentang begitu luas.

Menyesallah segera, dan berbenah diri sesegera mungkin.

Karena hidup kita tidak tahu sampai di mana batasnya. Krn usia kita kapan saja bisa terputus oleh maut, yang tidak kenal permisi datangnya.

Mari, menyesal sedari kini, sebelum penyesalan itu tidak punya arti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: