Komunikasi Positif

Saudaraku, kita tentunya menyadari bahwa kita diciptakan sebagai makhluk sosial. Tentunya, kita membutuhkan orang lain yang mana dengan itu butub komunikasi dua arah agar dapat terjalin hubungan yang baik.

Demikian juga halnya dengan kehidupan rumah tangga yang sedang kita bina bersama pasangan, akan terasa indah jika ada komunikasi dua arah yang seimbang.

Sebagai terapis, tidak jarang, bahkan bisa dibilang sering, saya bertemu dengan mitra terapi dengan berbagai macam keluhan, yang ujung-ujungnya disebabkan karena hubungan yang kurang baik dengan pasangan.

Terkadang kita menginginkan pasangan kita begini dan begitu. Jangan ini dan jangan itu. Tetapi, itu hanya terungkap dalam hati. Lalu, bagaimana mungkin pasangan kita bisa mendengarnya?

Atau juga, ada yang menginginkan pasangannya begini dan begitu, dan sudah menyampaikannya pula. Tapi dengan bahasa kritikan, menggurui, atau tidak dalam situasi yang pas. Yah, tentu runyam jadinya.

 

Saya hanya sedikit sumbang saran, semoga bisa jadi sarana solusi bagi saudaraku yang merasakan hubungan kurang harmonis dengan pasangan.

Cobalah untuk membuka komunikasi positif dengan pasangan. Jangan setiap kekesalan dipendam sendiri, pun jangan diluapkan sepenuhnya kepada pasangan. Belajarlah memahamk karakter pasangan Anda, dan cari cara supaya Anda dan pasangan bisa bercengkrama serta berbincang asyik tentang banyak hal.

Anda sibuk? Ya, saya memaklumi itu. Akan tetapi, jangan sampai kesibukan itu membuat hambar hubungan Anda dengan pasangan. Jangan sampai kesibukan Anda membuat magnet di hati Anda memudar  energinya untuk tarik menarik dengan hati pasangan.

Kesempatan-kesempatan kecil bisa Anda gunakan untuk menjalin komunikasi dan kemesraan dengan pasangan. Jangan biarkan detik-detik berharga bersama pasangan tenggelam begitu saja dalam kelelahan Anda setelah seharian berjibaku dengan padatnya pekerjaan.

Selepas santan malam, menjelang tidur, di sepertiga malam, bangun tidur, di meja makan, di waktu-wakti senggang, akhir pekan. Banyak kesempatan. Hadirlah sepenuhnya untuk pasangan Anda. Ajak bicara dari hati ke hati. Banyak hal. Beri perhatian meski kecil, dan jangan menganggap enteng sebuah perhatian kecil karena energinya sungguh luar biasa. Kesankan bahwa pasangan aman bersama Anda. Yakinkan bahwa Anda siap mendengarkan cerita dan keluh kesahnya. Percayakan padanya bahwa tidak ada rahasia di antara Anda dan pasangan.

Seringkali yang terjadi, satu sama lain tidak membuka diri, menggerutu dibelakang, memendam rasa, cari pelarian. Ini bukan solusi, bahkan bisa jadi bom waktu yang siap meledak kapan saja.

Kenapa Ansa berpikir pasangan Anda tidak bisa dimasih masukan dan saran? Sudah tepatkah cara yang Anda lakukan? Adakalanya kebaikan itu tertolak bukan karena kebaikannya, tapi cara penyampaian yang kurang tepat.

Karenanya, mari lebih dekat dengan pasangan kita. Pahami betul karakternya dan lakukan cara-cara untuk membangun komunikasi sua arah yang hangat, tidak menghakimi, tisak menggurui, penuh cinta dan kemesraan.

Semoga Allah memberikan keberkahan dalam rumah tangga Anda,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: