Mencintai Suami

Menikah? Satu kata itu banyak menggelitik terutama bagi mereka yang belum menikah. Betapa tidak? Menikah merupakan sebuah nikmat yang tidak setiap orang mendapatkannya, apalagi menikah dengan orang yang tepat. Tidak sedikit kita mendengar mereka yang sudah menjalin hubungan asmara sebelum menikah–pacaran–selama bertahun-tahun, yang katanya dengan pacaran itu bisa untuk menjajaki dan saling mengenal satu sama lain, ternyata pernikahannya kandas hanya dalam hitungan bulan. Betapa mereka yang menikah karena calonnya seorang hartwan, mempunyai status sosial yang cukup tinggi, wajah yang menawan, toh menjalani pernikahannya dalam isak tangis dan kesedihan yang berkepanjangan.

Sadarilah, bahwa menikah itu menyatukan dua hati, dua kepribadian. Pernikahan yang langgeng kebahagiaannya hanyalah pernikahan yang dibangun atas dasar takwa, pernikahan yang diawali dengan kelurusan niat untuk menjaga diri dari fitnah dan untuk meraih keridhaan Allah. Pernikahan yang dibangun di atas takwa tidak akan menimbulkan kekecewaan ketika mendapati pasangan yang memiliki kekurangan, karena diri sendiri juga tidak lepas dari hal demikian. Pernikahan yang dibangun karena takwa, tidak akan menimbulkan perselisihan berkepanjangan ketika ada masalah dengan pasangan karena satu sama lain berusaha mencari jalan keluar demi keutuhan rumah tangga dan tetap teraihnya keridhaan-Nya. Pernikahan yang dibangun di atas landasan takwa akan selalu berusaha menjaga perasaan pasangan, adanya saling kepedulian, menikmati suka duka bersama. Itulah pernikahan yang indah. Pernikahan yang banyak dirindukan oleh mereka yang sedang mengalami badai rumah tangga.

Aku bahagia dengan pernikahanku. Aku bahagia dengan keluargaku. Aku bahagia bersama suamiku. Bukan karena suamiku tidak punya kekurangan, tapi aku pun menyadari bahwa aku pun demikian. Semua adalah karena nikmat Allah. Nikmat yang berusaha selalu kusyukuri agar Allah menambahkan nikmat yang lain untukku dan keluargaku. Bukan maksudku untuk membuat pembaca cemburu dengan kebahagiaanku, hanya ingin berbagi, berbagi kepada mereka yang sedang membangun rumah tangga tetapi sering mengalami goncangan hingga seakan bangunannya mau runtuh.

Saudariku, engkau yang sedang dirundung masalah rumah tangga, ambillah jeda sejenak untuk introspeksi. Jika ada yang salah dengan niat awal pernikahanmu, segeralah membenahinya, segeralah engkau meluruskan niat demi Allah semata. Jika jalan yang engkau tempuh menuju pernikahan adalah jalan yang salah, engkau menempuhnya melalui jalan pacaran sebelum akad nikah, maka bertaubatlah, sungguh Allah Maha Pengampun kepada hamba-Nya. Jika suamimu mengacuhkanmu, doakanlah dia, cobalah untuk memperbaiki sikapmu, juga memperbaiki hubunganmu dengan Allah. Jika masalah rumah tangga seakan tak kunjung habisnya, perbanyaklah istighfar, mengadulah kepada sebaik-baik pemberi solusi, Allah subhanahu wa ta’ala. Sungguh Allah tidak pernah mengabaikan hamba-Nya, justru kita yang sering lalai kepada-Nya.

Saudariku, jika ada yang tidak sesuai dari harapanmu terhadap suamimu, sadarilah bahwa suamimu adalah manusia biasa. Jangan terlalu fokus pada kekurangannya, tapi lihatlah segala kebaikannya. Jangan sampai setitik kekurangannya menutupi hatimu dari deretan kebaikan yang disuguhkannya padamu. Kekurangan yang ada bisa diperbaiki bersama. Dan jalinlah komunikasi yang positif dengan suamimu, karena tidak sedikit mereka yang memendam masalah, menghendaki hal-hal dari suaminya tanpa pernah menyampaikannya, dan akhirnya memendam lara sendiri.

Saudariku, percayalah, bahwa pernikahan yang sudah engkau miliki, itu adalah nikmat Allah yang harus engkau jaga. Betapa mereka di luar sana banyak yang sudah cukup usia untuk menikah, tetapi Allah belum mempertemukan dengan jodohnya–aku doakan semoga mereka diberi kesabaran dan segera dipertemukan dengan orang yang tepat–. Ingat-ingatlah hal itu, supaya engkau bersyukur dengan nikmat pernikahan yang sudah engkau raih dan berusaha memperbaiki yang ada.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: