Istri Idaman Pandai Menyimpan Rahasia Suami

pantun cintaSaudariku, sudah hal yang sewajarnya ketika seorang suami menaruh kepercayaan kepada istrinya, mencurahkan hal-hal terpendam yang membuatnya menjadi tenang. Karenanya, seorang istri idaman tentunya akan pandai menyimpan dan menjaga rahasia suaminya sehingga cukup hanya dirinya saja yang tahu. Dengan begitu suami menjadi tenang dan cinta yang telah tumbuh menjadi semakin mengakar.

Saudariku, sebagaimana kita ketahui, waktu adalah nikmat yang sangat berharga. Alangkah meruginya jika waktu yang kita punya banyak dihabiskan untuk pembicaraan yang tidak bermanfaat, apalagi membicarakan rahasia keluarga dan suami. Kita perlu menyadari bahwa menyebarkan rahasia keluarga hanya akan mengundang masalah sehingga dapat menghancurkan tiang-tiang rumah tangga itu sendiri.

Dalam kehidupan rumah tangga, kita tentunya memiliki banyak rahasia yang tidak diketahui kecuali oleh kita dan pasangan. Seorang suami pastilah menceritakan hal-hal rahasia yang dimilikinya kepada istrinya. Maka pandai-pandailah menjaganya agar tidak diketahui orang lain sekalipun anak dan keluarga dekat.

Suatu kisah yang dapat kita ambil hikmahnya adalah apa yang terjadi pada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Pernah terjadi pembicaraan antara Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dengan Hafshah dan beliau sangat merahasiakan pembicaraan itu. Akan tetapi, Hafshah menceritakannya kepada Aisyah sehingga terjadi persengkokolan di rumah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang menyebabkan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memisahkan diri dari istri-istrinya selama sebulan karena kekecewaan beliau yang sangat kepada mereka. Kisah ini tertuang dalam kitab suci Al-Qur’an surah At-Tahrim ayat 3:

وَإِذْ أَسَرَّ النَّبِيُّ إِلَى بَعْضِ أَزْوَاجِهِ حَدِيثًا فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِ وَأَظْهَرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهُ وَأَعْرَضَ عَن بَعْضٍ فَلَمَّا نَبَّأَهَا بِهِ قَالَتْ مَنْ أَنبَأَكَ هَذَا قَالَ نَبَّأَنِيَ الْعَلِيمُ الْخَبِيرُ

“Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang isterinya (Hafsah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafsah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (pembicaraan Hafsah dan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafsah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafsah dan Aisyah) lalu (Hafsah) bertanya: “Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?” Nabi menjawab: “Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah yang Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Lalu Allah mengingatkan kesalahan Hafshah dan Aisyah dan memerintahkan keduanya agar segera bertaubat agar hatinya kembali kepada Allah,

وَإِذْ أَسَرَّ النَّبِيُّ إِلَى بَعْضِ أَزْوَاجِهِ حَدِيثًا فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِ وَأَظْهَرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهُ وَأَعْرَضَ عَن بَعْضٍ فَلَمَّا نَبَّأَهَا بِهِ قَالَتْ مَنْ أَنبَأَكَ هَذَا قَالَ نَبَّأَنِيَ الْعَلِيمُ الْخَبِيرُ

“Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula.” (QS At-Tahrim [66]: 4)

Di ayat selanjutnya, Allah memberikan ancaman keras kepada keduanya jika mereka masih berpegang pada kesalahannya.

عَسَى رَبُّهُ إِن طَلَّقَكُنَّ أَن يُبْدِلَهُ أَزْوَاجًا خَيْرًا مِّنكُنَّ مُسْلِمَاتٍ مُّؤْمِنَاتٍ قَانِتَاتٍ تَائِبَاتٍ عَابِدَاتٍ سَائِحَاتٍ ثَيِّبَاتٍ وَأَبْكَارًا

“Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Rabbnya akan memberi ganti kepadanya dengan istri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertaubat, yang mengerjakan ibadah, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan.” (QS At-Tahrim [66]: 5)

Dari kisah yang diabadikan dalam Al-Qur’an tersebut, terdapat hikmah sangat besar yang bisa diambil para wanita tentang nilai pemeliharaan wanita terhadap rahasia suami dan pengaruh pemeliharaan tersebut bagi keteguhan jiwa dan ketenangan rumah tangga.

Saudariku, termasuk dalam perkara ini juga adalah menjaga rahasia hubungan suami istri. Sadarilah bahwa membicarakan hubungan intim suami istri merupakan pembeberan rahasia yang paling buruk dan tidak dilakukan kecuali oleh orang-orang yang berakhlak buruk.

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari Kiamat ialah seorang lelaki yang menggauli istrinya dan istrinya menggaulinya, kemudian ia membeberkan rahasia istrinya.” (HR Muslim).

Hadits tersebut mengandung larangan bagi laki-laki menceritakan rahasia hubungan seksualnya dengan istrinya. Dan larangan ini tidak terbatas untuk kaum laki-laki saja, untuk kaum wanita pun dilarang melakukan hal yang demikian.

Diriwayatkan dari Asma’ binti Yazid bahwa ketika dia berada di rumah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ada sejumlah kaum lelaki dan wanita yang sedang duduk, lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bertanya, “Adakah seorang lelaki yang menceritakan apa yang telah dilakukannya dengan istrinya dan adakah seorang wanita yang menceritakan apa yang telah dilakukan dengan suaminya?”

Kaum yang hadir semuanya diam. Lalu aku (Asma’) berkata, “Ya, demi Allah, wahai Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Sesungguhnya mereka (kaum wanita) ini benar-benar melakukannya dan sesungguhnya mereka pun (kaum lelaki) benar-benar melakukannya.”

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Jangan kamu lakukan! Sesungguhnya hal itu tidak ubahnya seperti setan laki-laki yang bertemu dengan setan wanita di jalan, lalu setan laki-laki itu menyetubuhinya, sedang orang-orang menyaksikannya.” (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Baihaqi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: