Doa di Ujung Penantian

Ya Allah . . . .

Hanya kepada-Mu segala munajat kupanjatkan.

Hanya Engkau yang mendengarkan jeritan dari lubuk terdalam hati ini.

Hanya Engkau yang mengabulkan setiap untaian doa yang terlahir dari jiwa yang kerdil ini.

doaYa Allah . . . .

Sungguh kusadari betapa hamba bergelimang kemaksiatan.

Tapi . . ., hanya Engkaulah satu-satunya tempat mengadu.

Hanya kepada Engkau jualah kupinta satu asa yang hingga kini masih samar dalam kehidupanku.

Ya Allah . . ., izinkan aku untuk bersanding dengan seorang laki-laki shalih pilihan-Mu.

Laki-laki yang teduh dan memancarkan keimanan kepada-Mu.

Laki-laki yang bisa menjadi pemimpin bagiku, jadi teman seperjalanan dalam menempuhi jalan kepada-Mu.

Ya Allah . . . , Engkau Maha Tahu atas segala apa yang tersembunyi dalam hati ini. Setiap saat rasa ini begitu menyesakkan hati.

Ya Allah, beri aku kepercayaan, untuk menjadi istri shalihah bagi seorang hamba-Mu. Beri aku kepercayaan untuk melahirkan keturunannya dan mencetak generasi rabbani. Beri aku kepercayaan untuk menjadi bidadarinya di dunia dan akhirat. Beri aku kepercayaan untuk mendampingi perjuangannya menegakkan kalimat-Mu. Ya Allah, pertemukanlah kami. Leraikanlah penantian yang begitu sunyi ini . . . .

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: